Yah, hanya semalam saya menginap di hotel De Warna Bojonegoro, karena memang bertugas di sana singkat saja. Hanya 1 hari, tapi karena kegiatan mulai pagi, maka malam sebelumnya saya harus menginap di hotel Bojonegoro.
Dari Malang, saya naik travel menuju Bojonegoro. Berangkat dari Malang pukul 3 sore, sampai De Warna menjelang jam 9 malam. Lumayan lama juga. Badan sudah lelah, dan ngantuk. Area lobby yang luas, dengan meja kursi berwarna warni, sesuai dengan namanya hotel De warna, tak mampu membuat mata saya lebih segar.

Jadi setelah proses chek in yang cepat, dilayani petugas yang ramah dan memperoleh kunci kamar, saya langsung menuju kamar, sesuai arahan dari petugas. Sempat bingung karena kamar saya ada di gedung bagian belakang lantai 2, yang lorongnya remang-remang. Tolah-toleh cari lift tapi nggak nemu, tak ada petugas yang nampak lalu lalang dan bisa di tanya. Hingga akhirnya nemu tangga naik ke lantai 2. Udah naik tangga, ternyata salah bangunan gedung dong. Kamar saya ada di gedung sampingnya. Turun tangga lagi, diujung tangga ketemu ada petugas dan ditunjukkan lift menuju lantai dimana kamar saya berada.
Sampai kamar langsung menaruh tas ransel dan memotret kasur terlebih dahulu mumpung masih rapi. Kalau motretnya nunggu besok, pasti bakal acak-acakan. Lanjut cuci muka dan berganti pakaian, setelah itu segera tarik selimut dan terbang ke alam mimpi.
Kamar Hotel De Warna Bojonegoro
Kamar yang saya tempati lumayan luas. Satu hal yang saya suka, bed covernya bukan warna putih, tak seperti hotel-hotel lain yang saya inapi. Nemu bed cover bercorak gini aja, rasanya udah seneng banget, serasa di rumah sendiri. Lebay ya hehe…

Sebuah televisi layar datar yang langsung hidup dan menayangkan informasi tentang hotel de Warna Bojonegoro begitu saya memasukkan kartu kamar ke slot kartu di dinding dekat pintu. Bisa jadi hiburan kalau mager dan pengen di kamar saja. Sebuah meja kerja, dengan kursi yang nyaman, bisa digunakan kalau pengen membuka laptop.
Fasilitas lain standar lah ya, air mineral, teko pemanas air, dua buah cangkir dan dua botol air mineral. Ada teh, kopi, gula dan creamer sachet yang bisa di seduh sendiri. Perlengkapan mandi dan handuk untuk dua orang.
Area Lobby yang Luas dan Penuh Warna
Pagi hari, saat mau sarapan, barulah saya menyempatkan waktu untuk melihat dan mengamati lebih seksama suasana di hotel De Warna Bojonegoro. Ada kolam renang (yang sepi) di depan bangunan kamar saya. Ada banyak pohon di sekitar kolam renang. Pagi saat saya lewat, ada petugas yang sedang menyampu daun-daun kering yang berjatuhan di sekitar kolam.

Meja dan kursi berbagai macam model dan warna ada di area Lobby. Jadi kalau sedang menunggu, ada banyak pilihan tempat duduk yang bisa kita manfaatkan. Beberapa set meja kursi untuk kelompok kecil, sampai empat orang. Cocok buat ngumpul, ngobrol aneka macam topik ringan, ataupun diskusi masalah serius.

Menariknya lagi ada model kursi yang seperti di ruang tunggu. Kursi gandeng memanjang, tentu saja dengan warna yang berbeda untuk setiap tempat duduknya. Duduk di sini serasa lagi ngantri di rumah sakit hehe, eh tapi bisa juga serasa lagi di ruang tunggu bandara, menunggu panggilan boarding.

Bagi pecinta batik, di salah satu sudut area lobby, dekat dengan tiang penyangga bangunan, terdapat pajangan kain batik beraneka motif. Sayangnya, dari petigas resepsionis, saya tak memperoleh informasi, batik dari daerah mana kah itu.
Pilihan Menu Sarapan
Ruang makan ada di sebelah lobby. Area tempat duduknya luas, dengan banyak meja kursi tertata rapi. Setelah menyebutkan nomor kamar pada petugas, saya pun menaruh tas di salah satu kursi lalu lanjut menuju area meja saji.

Pilihan menu sarapan lumayan lengkap. Selain menu utama nasi putih dan nasi goreng, mie goreng dan aneka pilihan lauk dan sayur, ada juga bubur ayam. Roti tawar dan beberapa roti manis, irisan buah, dan ada juga es krim. Kalau bawa anak-anak menginap di sini, yakin deh es krimnya bakalan laris.

Staf di ruang makan juga ramah dan sabar banget ngadepin permintaan beberapa tamu. Walau sebenarnya bisa ngambil sendiri, tapi tetap aja ada tamu yang minta diambilkan kopi/teh.
Saya amati ada juga tamu yang bawa lebih dari satu piring dan dipenuhi aneka menu makanan, lalu ijin pada petugas untuk membawanya ke kamar. Dan ternyata di perbolehkan. Malah di beri baki sama petugas. Jadi menurut saya, nggak cuma sekali ini ada kejadian seperti itu. Atau emang kebijakannya hotel ya, boleh membawa makanan keluar dari area resto.
Sekitar jam 7, jemputan saya datang. Saya pun lalu menuju resepsionis, chek out dan segera meninggalkan hotel, menuju tempat bertugas. Dengan pengalaman semalam ini, sepertinya kalau suatu saat saya bertugas ke Bojonegoro, maka bakal menginap di sini lagi.
Saya juga pernah melakukan perjalanan dari Malang ke Bojonegoro waktu tahun 2012 kalau gak salah. Saat itu masih aktif di writing revolution yang saat itu lagi naik daun. Mengunjungi salah satu penulis aktif di Malang lalu segera ke Bojonegoro karena ada anggota penulis yang meninggal dunia. Saat itu naik bus. Berangkat pagi sampai sore.
Saat itu sepertinya belum ada hotel De Warna Bojonegoro ini. Atau nama yang beda? Soalnya waktu teman nyari penginapan di pusat kota ga ada yg dekat, akhirnya nyari tiket bus malam, langsung pulang ke Bandung. Hehehe…
Gak banyak hotel yang kasih kebijakan bawa makanan sarapan ke kamar. Biasanya jika pun boleh, harus pake piring plastik sekali buang sehingga stafnya gak sibuk nyari piring yang dibawa tamu.
Salut sih sama de Warna Bojonegoro yang kasih kemudahan itu pasti jadi nilai plus bagi mereka yang butuh. Aku suka kamarnya, poolnya juga nampak segar sekali! untuk area lobinya memang sedikit keramean desainnya haha tapi selama stafnya ramah maka semua tak jadi persoalan.
Wah, nemu juga referensi hotel cakep di Bojonegoro. Dilihat dari fotonya kayaknya kamarnya bersih ya, worth it banget buat kaum mendang-mending yang pengen nyaman tapi tetep hemat kantong. Izin save buat liburan nanti
Saya coba cek, ratingnya di situs penjualan tiket dan hotel ternyata cukup tinggi ya.. Menandakan banyak yang puas setelah menginap di hotel ini.
Boleh banget jadi pilihan kalau bertandang ke Bojonegoro
Lah jadi nginepnya sebentar banget ya Mbak. Datang malam-malam eh jam 7pagi berikutnya sudah jalan. Beneran numpang tidur itu sih hahahaha.
BTW, semua terwakili oleh foto-fotonya. Cukuplah untuk mengetahui suasana Hotel de Warna di Bojonegoro ini. Setidaknya terlihat kebersihan dan kerapihan yang dihadirkan di kamar serta area umum yang bisa dinikmati oleh publik. Tapi saya penasaran dengan isi piringnya Mbak Nanik hahahaha.
Saya tuh paling suka baca tulisan Mbak Nanik
kisah perjalanannya sangat beragam dan sangat inspiratif
seperti ke Bojonegoro ini, mungkin banyak yang gak kepikiran untuk ke sini
Eh ternyata ada hotel yang nyaman pula, jadi gak bingung kalo ingin ke sana
Baru ini lihat ada hotel yang menggunakan bed cover berwarna begitu ya, Kak. Mungkin karena nama hotelnya De Warna kali ya. Kalau pake bed cover putih bikin nggak sesuai dengan namanya.
Terus area lobinya juga berwarna banget. Pingin juga rasanya ngerasain staycation di Bojonegoro.
Belum pernah ke Bojonegoro. Semoga tahun ini bisa touring keluarga dan lewat sana karena kami selalu agendakan touring Jawa sekali setahun dan selalu ganti-ganti kota/kabupaten. Selain hotel, butuh list tempat wisata juga nih mbak. Apakah ada?
Aku malah fokus ke tampilan blognya mbak, warnanya berubah2 lucuuu…
BTW, apakah ini salah saru hotel tua? (karena kelihatannya begitu)
Tapi rapih bener penataan ruangnya dan kelihatan bersih. Bed covernya juga unik bermotif.
Tapi kalau disuruh milih saya lebih suka putih polos seperti biasa …
hehe iya mbak, tahun baru, ganti template baru
Waah enak banget itu makanannya bisa dibawa ke luar area resto. Jarang lho ada hotel yang punya kebijakan itu. Save ah nama hotelnya, siapa tau nanti bisa melancong ke Bojonegoro.
Saya dulu seringnya hanya lewat di Bojonegoro, ternyata ada tempat menginap yang nyaman di Hotel De Warna Bojonegoro, interior yang diusung sesuai namanya ya, Mba. Pelayanannya juga pada ramah. Siip, bakal jadi referensi kalau ke Bojonegoro ini.
Kalau daku ingat² sependek pengalaman ini staycation memang seringnya sprei dan bedcovernya itu putih. Unik juga di De Warna malah bercorak. Dan jadinya malah pas ya Kak, full warna hehe, bikin nyaman dah pas bobo
Beneran sesuai dengan nama hotelnya, ya. Bed covernya pun berwarna. Rasanya baru saya lihat di hotel ini. Karena hotel lain yang saya tau warnanya putih. asik juga kalau boleh sarapan selain di resto.
Wah, kalau disambut televisi layar datar yang langsung hidup, apa tidak boros listrik?
Tapi so far, saya lihat foto-foto nya, hotelnya tampak bersih dan nyaman ya kak.
Dan saya penasaran sekali ingin mencoba kolam renang nya hehe