Suatu kali, saya membuat status wa, lorong hotel tempat saya menginap. Hanya foto, tanpa tambahan keterangan apa pun. Tak lama setelah status tersebut saya buat, salah satu senior di kantor mengirim pesan
“Sedang di Yama Resort Tondano, ya?”
Lho, ternyata ada yang mengenali lorong hotel itu. Saya pun mengiyakan pertanyaan tersebut. Lalu senior saya menambahkan pesan agar saya tak lupa untuk berendam di kolam air panasnya.

Tondano, ditempuh sekitar 1 jam dari Manado, memiliki beberapa tempat wisata alam yang sungguh indah. Salah satunya adalah danau Tondano. Namun, saya ke sini bukan untuk berwisata, melainkan karena ada urusan pekerjaan.
Meja Resepsionis Unik
Menjelang maghrib ketika saya sampai di Yama Resort Tondano, yang ada di Lingkungan VII, Koya, Kec. Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Jika Anda tinggal di kota besar, pasti bakal senang sekali menginap di sini, karena di depan dan samping kiri Yama Resort, adalah area persawahan. Saat saya menginap di sana, tanaman padi di area persawahan sedang mulai menguning. Menjadi pemandangan yang sayang untuk dilewatkan.
Turun dari mobil, menaiki beberapa undakan anak tangga, saya sampai di area yang cukup luas. Beberapa sofa berbahan rotan terletak di beberapa titik area itu. Ada juga kursi-kursi rotan berukuran tinggi, di tata menghadap ke arah taman yang ada di samping hotel. Di tengah, sebagai pusatnya ada meja melingkar dengan area dalam terdapat beberapa orang yang nampak bekerja. Melihat penataan kursi di depan meja melingkar ini, tadinya saya kira ruangan ini adalah bar. Tapi setelah saya bergeser posisi, baru deh nampak tulisan reception. Oh rupanya ini meja resepsionis.

Sambil menunggu proses chek in, saya berkeliling area lobby ini. Asyik juga duduk-duduk di kursi rotan yang tinggi, sambil menikmati secangkir kopi. Entah sendiri sambil memandangi area taman yang cukup banyak tanaman bunganya. Ataupun bersama teman, duduk bersebelahan sambil ngobrol berbagai hal remeh maupun serius.

Kopinya, bisa pesan di resto yang tak jauh dari situ. Karena ini di Sulawesi Utara, yang mayoritas non muslim, jangan heran jika akan menemukan minuman beralkohol di jual bebas di sini.
Bagi yang tak suka duduk di kursi tinggi, ada banyak sofa berbahan rotan dengan bantalan yang empuk yang dapat digunakan duduk berkelompok. Mau duduk sendirian juga boleh kok. Sayangnya, meja yang ditengah sofa ukurannya kecil.

Kamar Yama Resort Tondano
Kamar saya terletak agak ke belakang dari area lobby. Berjalan sambil mengingat arahan dari resepsionis tadi, kapan dan di mana harus belok kanan atau kiri. Dalam perjalanan menuju ke kamar, ada beberapa spot foto menarik yang saya lewati. Mumpung lewat, sekalian aja jepret-jepret beberapa obyeknya.

Ukuran kamar saya tak terlalu besar. Kasur double dengan linen putih bersih, 4 buah bantal yang sangat mencukupi untuk saya pakai tidur sendiri. Di salah satu sisi dinding kamar, terdapat jendela kaca. Dari jendela ini, kala pagi, saya bisa melihat pemandangan sawah yang membentang.

Sebuah meja kerja menghadap ke dinding yang ada jendela kacanya. Jadi walau kerja di dalam kamar saja, kita tetap nggak bakal jenuh karena bisa melihat pemandangan menghijau. Televisi layar datar, dapat menjadi sarana hiburan di dalam kamar.
Almari pakaiannya, sangat minimalis. Rangka besi dengan beberapa rak kayu dengan susunan sedemikian rupa, hingga nampak estetis. Beberapa gantungan baju, dapat digunakan oleh para tamu agar bajunya tak kusut di dalam tas/koper. Sebuah handuk putih bersih, ada di salah satu rak kayunya.

Kolam Pemandian Air Panas
Karena rekan saya di kantor berpesan untuk jangan lupa berenang di kolam pemandian air panas, jadi marilah kita tengok kolamnya.

Sepi, saat pagi sebelum sarapan saya ke sini. Ada papan berisi beberapa petunjuk bagi pengunjung yang ada di area kolam pemandian air panas itu. Di papan itu, tertulis YAMA ONSEN. Tulisan di papan itu adalah :
- Jika Anda sedang sakit jantung atau sedang hamil jangan gunakan Yama onsen
- Jika Anda menderita tekanan darah tinggi atau diabetes, harap diskusikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan yama onsen
- Dilarang meludah dan buang air kecil di yama onsen
- Dilarang makan dan minum di dalam yama onsen
- Dilarang melompat
- Anak-anak wajib didampingi orang tua/orang dewasa
- Yama tidak menyediakan petugas khusus di Yama onsen
- Jagalah kebersihan, kesopanan dan ketertiban
- Jam operasional 04.00 sampai 24.00
Karena penasaran dengan istilahnya, saya pun mencari tahu arti kata onsen. Dari penelusuran yang saya lakukan, saya memperoleh informasi bahwa onsen adalah istilah bahasa Jepang untuk sumber air panas dan tempat mandi berendam dengan air panas yang keluar dari perut bumi.
Di Tondano, memang ada beberapa pemandian air panas. Daerah ini memang kaya sumber air panas alami karena aktivitas panas bumi di bawah tanah, karena dekat dengan gunung berapi, yaitu Gunung Soputan.
Air kolamnya berwarna agak hijau, dan terasa hangat saat saya mencelupkan tangan ke dalam airnya. Ada kolam yang untuk berendam seluruh badan, ada juga beberapa titik yang dapat digunakan para tamu untuk berendam kaki saja.

Asyik juga malam-malam duduk disini, merendam kaki. Ada taman bersebelahan dengan area kolam air panas ini. Jadi kalau nggak mau berendam, bisa juga jalan-jalan aja di tamannya.

Apakah ada hotel lain di Tondano?
Menurut penuturan rekan saya ada. Tapi yang paling bagus adalah Yama resort. Jadi kalau Anda ada keperluan ke Tondano, saya rekomendasikan untuk menginap di sini. Jangan lupa berendam di kolam air panasnya juga.

Tondano emang nggak pernah gagal ya udaranya. Cocok banget buat kabur sejenak dari polusi kota. Manifesting bisa staycation di sini secepatnya nih! 🥰
Ini dibuat vt di tiktok nggak mbake? Bikin GenZ nyebrang pulau liburan ke sana!
“Hidden gem” kayak Yama Resort Tondano itu juara banget: bisa nginep nyaman, nikmatin kolam air panas alami, sambil relax sambil ngobrol santai sama keluarga atau gebetan — vibesnya chill banget!
Detail pengalaman bikin aku kebayang betapa ademnya suasana di resort yang nuansanya cozy plus fasilitas lengkap itu — apalagi setelah lihat gimana kolamnya jadi favorit buat bersantai dan reload energi. Pokoke “passport vibes” tanpa harus booking dulu .. usul ya buat vt di tiktok mana tau jadi sumber cuan lainnya…
Jadi inget Garut yang juga banyak kolam air panasnya
Negara kita kaya banget ya? Menyediakan air panas alami di beberapa kawasan
Tondano nih jadi salah satu destinasi impianku
Nginep di Yama Resort ah kalo saldo tabungan udah cukup untuk terbang ke sana
Suasananya lengkap ya mbak, ada sawah, lobby rotan, sampai kamar yang minimalis bikin kebayang rasanya menginap di sana. Nilai plusnya di mataku, ya fungsional buat kerja. Bagus ih, Yama Onsen.
Waktu pergi ke Manado nebeng suami, driver sewaan saya sempat mengusulkan untuk ke Tondano. Setidaknya sembari nginap dua hari semalam. Sempat juga ditawari Yama Resort ini yang memang katanya the best di Tondano. Lihat ini saya mendadak jadi inget. Duh sayang betul ya. Padahal waktu itu saya dan suami stay di Manado selama empat hari tiga malam. Lumayanlah nyolong semalam di Tondano dan merasakan kolam air panasnya. Semoga bisa kembali.
Mbak lorong kamarnya cakep, meja resepsionis juga unik
Suka dengan suasana dan sudut-sudut cantiknya Yama Resort
Ada onsen juga di Yama Resort, enggak perlu jauh-jauh ke Jepang ya…
Sesuai namanya, yama, dalam bahasa Jepang artinya gunung, jadi kebayang berendam air panas alami berteman view gunung….wah, mantaap!!